Jumat, 01 Juni 2012

Wajah Bulan Selalu Sama


Bulan Purnama menjelang titik Perigee di Lampung ; Kredit : Jeff Teng
Periode rotasi Bulan tidak sama denga periode rotasi Bumi. Periode rotasi Bumi adalah 24 jam (1 hari), sementara periode rotasi Bulan adalah 27.3 hari.
Wajah bulan yang dilihat oleh seluruh manusia di Bumi, baik di Indonesia maupun di belahan Bumi lainnya selalu nampak sama.
Mengapa demikian? Wajah Bulan selalu pada sisi yang sama menghadap Bumi karena periode rotasi Bulan sama dengan periode revolusinya (waktu yang dibutuhkan untuk mengitari Bumi). Kenapa kedua periode ini bisa sama, disebabkan oleh fenomena yang dinamakan tidal locking atau penguncian pasang/gravitasi.
Fenomena penguncian gravitasi ini adalah fenomena umum dalam sistem gravitasi. Banyak satelit planet-planet lain juga terkunci gravitasi dengan planet induknya.
Kenapa fenomena tidal locking terjadi adalah karena adanya torsi yang diberikan Bumi kepada Bulan, dan Bulan bereaksi dengan menyesuaikan periode rotasinya sehingga tercapai kesetimbangan yaitu saat periode rotasinya sama dengan periode revolusinya.
Mengapa Bulan Berbentuk Sabit?
Fase Bulan (sabit maupun yang lain) terjadi karena kita yang di Bumi mengamati sinar matahari jatuh ke Bulan pada sudut pandang yang berbeda-beda. Diagram berikut ini menggambarkan bagaimana posisi Bulan relatif terhadap Matahari dan Bumi menghasilkan fase Bulan sebagaimana kita lihat di Bumi.
Fase Bulan. Kredit: Space.com

Wow!!! 4 Juni 2012 Terjadi Gerhana Bulan Sebagian

SELANG setelah 14 hari berlalu gerhana matahari terjadi di indonesia bagian timur, kini seluruh kawasan di indonesia akan menyaksikan fenomena gerhana kembali yaitu Gerhana Bulan Sebagian(GBS).
Gerhana Bulan Sebagian atau GBS akan terjadi pada 4 Juni 2012 setelah matahari terbenam hingga pukul 19:06 WIB saat penumbra mulai meninggalkan lingkaran bulan.
Gerhana Bulan Sebagian yang akan terjadi di indonesia akan dapat kita amati bersama. Meski di beberapa wilayah indonesia ada yg hanya dapat mengamati GBS secara parsial dan full GBS. Gerhana bulan sebagian akan terjadi di seluruh kawasan indonesia mulai dari Sabang sampe Merauke.
Gerhana Bulan Sebagian merupakan salah satu peristiwa langit yang dapat kita saksikan menggunakan mata telanjang dan pasti nya gerhana bulan aman bila dilihat secara langsung oleh mata.
Gerhana bulan hanya terjadi pada saat bulan purnama. Mengapa demikian? Mengapa setiap bulan tidak gerhana bulan padahal setiap bulan kan selalu purnama? Mengulas terjadi nya gerhana bulan adalah akibat dari posisi matahari, bumi dan bulan berada dalam satu garis lurus yang disebut garis ekliptika.
Di bulan-bulan biasanya saat terjadi bulan purnama, posisi bulan tidaklah berada pada garis ekliptika atau tidak sejajar dengan matahari dan bumi sehingga cahaya matahari secara langsung dapat dipantulkan sempurna oleh bulan menuju bumi.
Lain halnya saat gerhana bulan, Saat gerhana bulan posisi matahari, bumi dan bulan berada pada satu garis atau pada garis ekliptika. Cahaya matahari yang terpancar menuju bulan tertutup oleh bulatan planet bumi sehingga permukaan bulan yang seharus nya terkena cahaya matahari akan tampak gelap karena cahaya matahari yang terhambat oleh bumi kita tidak mengenai permukaan bulan. | sumber: kafe astronomi